Author: Ahmad Dahlan

  • Spot Mancing Purworejo – Pinggiran dan Sungai

    Buat para Angler, berikut ini adalah daftar Spot Mancing Purworejo buta kaluan yang suka mancing pinggiran dan sungai.

    List Spot Mancing Purwerejo

    1. Muara Rowo

    Seperti namannya, Muara Rowo adalah ujung dari sungai Rowo. Muara ini terletak di perbatasan Kab. Purwerjo dan Kab. Kebumen bagian selatan.

    Muara ini merupakan lokasi paling asik memancing Muara yang biasanya dilakuan dengan tiga teknik mancing yakni

    1. Dasaran dengan Udang Hidup
    2. Tanpa Pemberat dengan Ikan Mujair Hidup
    3. Casting
      • Soft Lure
      • Minow
      • Popper

    2. Pantai Jati Kontal

    Sebenarnya pantai ini terletak sebelah barat dengan congot,  yang merupakan muara sungai bogowonto, kalau mnyusuri pantai ke barat lagi ketemu dengan pantai jati malang, banyak yang dari luar kota purworejo sengaja datang kesini, dengan target ikan carru atau giant trevely, mengunakan joran khas pemancing pasiran dengan umpan udang dan undur-undur. semoga artikel dengan judul, Mancing di Purworejo, Mancingmania, bermanfaat.

    3. Jembatan Bendungan Boro

    Jembatan di bendungan boro ini membelah sungai Bogowonto dan menghubungkan antara desa pangenrejo  disebelah barat dan desa kedungsari  disebelah timur. Di musim kemarau ketika airnya bening,  merupakan saatnya memancing ikan putihan,  yaitu ikan bersisik berwarna putih seperti ikan melem, nilem, bader, wader dan lain-lain. Memancing di sini biasa memakai umpan lumut atau umpan racikan, dengan memakai teknik kembangan maupun dasaran.

    Pantai Jati Kontal



    Kali Wawar


    Spot Kali Wawar sebenarnya adalah sebuah muara sungai yang terletak di kelurahan Kertojayan, Kecamatan Grabag. Di ujungnya berdebur ombak besar khas pantai selatan, tepatnya di pantai Kertojayan. Seperti layaknya sifat muara – Kali Wawar menghasilkan zat-zat organik yang dibawa aliran sungai di hulu. Selain itu, akibat cahaya matahari yang relatif tembus hingga bawah, di dasarnya ditumbuhi aneka tanaman air yang subur,  maka spot ini menjadi tempat favorit ikan untuk bertelur dan mencari makan.

    Di hilir batang air ini banyak terdapat bebatuan yang menjorok ke tengah, hingga ikan-ikan jenis mangrove jack, baramundi, tarpon, dan kapuran, menjadikannya sebagai tempat singgah. Tingkat salinitas yang tinggi saat pasang, menyebabkan  ikat laut berukuran besar juga kerap menyambagi perairan tersebut. Karena itu  ukurannya pun jadi bervariasi. Mulai dari ikan seberat 1 kg, hingga 20 kg lebih, acap landed di spot berair tenang tersebut.

    Untuk menuju Kali Wawar, kita dapat memulainya dari kota Purworejo. Dengan menggunakan kendaraan umum menuju terminal Ketawang, lalu disambung ojek motor lewat jalur Deandels – seharga Rp. 25.000, kita sudah sampai di lokasi.

    Muara Kali Jali



    Spot mancing ini berada di muara kali jali, tepatnya di daerah Pasir Puncu, muara ini merupakan pertemuan antara kali jali dengan pantai Ketawang, banyak pemancing yang mencoba peruntungannya di lokasi ini. Bagi anda yang tertarik silahkan bisa mencoba memancing di spot ini.

    Kali Kedunggupit Pituruh



    Bagi anda yang sukan mancing ikan sidat, bisa ke kali kedunggupit yang berlokasi di wilayah Kecamatan Pituruh, dari kutoarjo ke arah utara melewati kemiri.

    Bendungan Selis Kutoarjo


    Para pemancing sering datang ke lokasi ini, banyak ikan wader atau lele dan terkadang sidat. Tempatnya mudah dijangkau karena berada dipinggir kota Kutoarjo.

    Kali Kodil

    Jembatan dan sungai Kodil terletak di dusun Bendosari, rt 01, rw 06, desa Mudalrejo, kecamatan Loano, kabupaten Purworejo. Jembatan Kali Kodil menjadi salah satu ikon dusun Bendosari selain industri rumahan berupa pembuatan bulu mata dan anyaman besek. Jembatan tersebut juga sering dijadikan penanda oleh para pendatang yang hendak pergi ke Banyuasin, Samigaluh, atau Kulonprogo sekedar untuk menikmati keindahan alamnya yang masih asri. 

    Muara Bogowonto

    Bagi yang suka mancing ikan muara seperti belanak, mangar, kapuran, cobalah spot di sepanjang muara sungai bogowonto, perbatasan wates-purworejo ini. spotnya luas memanjang ada bagian jembatan juga, ada bagian tepian sungai juga.

    Pantai Kertojayan

    Pantai ini terletak di wilayah Kecamatan Grabag Purworejo, merupakan perbatasan dengan kecamatan Ngombol Kabupaten Kebumen, banyak para mancing mania yang mencoba peruntungannya di sini untuk memancing ikan muara, seperti belanak mangar dan sebagainya.

    Pasir Puncu Ketawang

    Pasir puncu tempat mancing oleh orang-orang sekitar  bahkan ada yang dari daerah lain. tempat ini merupakan muara kali rembung, kali kedung macasan dan kali pedegolan. ketiga kali itu menyatu menjadi satu kemudian oleh masyarakat dikenal dengan kali jali. tempat ini juga menciptakan pesona yang cukup langka, suasana lebih indah ketika gelombang air laut yang menggulung menyambut kedatangan air sungai perpaduan warna air sungai yang berwarna keruh dengan air laut yang berwarna biru. menghasilkan pemandangan yang indah. selain itu kita juga bisa bisa menikmati wisata air dengan perahu tempel di muara sungai jali. dipasir puncu ini kita bisa meyaksikan denga leluasa terbenamnya matahari di ufuk barat. pantai pasir puncu ini kalu ramai biasanya pas hari libur atau hari lebaran kebanyakan orang-orang perantauan dari kota untuk menikmati panorama pantai laut selatan.

  • Mengenal Jenis dan Karakter Joran Tegek

    Mengenal Jenis dan Karakter Joran Tegek

    Karakter Joran Tegek sangat dipengaruhi oleh bentuk, ukuran dan bahan pembuatan tegek. Hal ini pada akhirnya akan berpengaruh terhadap Action Joran pada saat strike.

    Joran Tegek

    Joran Tegek merupakan joran tanpa Ring Guide dan Reel Sheet. Senar line dikatkan langsung pada bagian ujung joran yang terbuat dari monofilament.

    Tegek banyak digunakan untuk mata pancing dengan lampung atau mata pancing garong dengan karakteristik air dangkal atau permukaan air. Target ikan biasanya ikan nila, ikan baronang dan ikan-ikan permukaan lainnya. Jika sedang mancing di muara, Set Pancing Joran Tegek kadang diembat oleh Baramundi dan Baracuda, jadi jika tidak sigap joran bisa jadi patah.

    Kelenturan joran tegek adalah pada 2 – 3 ruas dari ujungnya saja jangan keseluruhan batang jorannya lentur. Karena jika terlalu lentur akan menyebabkan ikan mudah lolos dari sambaran pancing garong. Sebaliknya jika terlalu kaku kenur sering putus disimpulnya saat joran disentak.

    Sebelum membeli joran tegek pastikan untuk menguji reaksi jorannya terlebih dahulu. Tarik seluruh ruas joran hingga maksimum lalu coba hentakkan joran dengan mengayunkan pergelangan tangan. Idealnya seketika itu pula joran ikut naik, bukannya merunduk dulu baru naik. Umumnya joran tegek ini digunakan untuk mancing di rawa-rawa, laut, sungai dan kolam.

    Sebaiknya pilih joran tegek yang lentur hanya pada 2 – 3 ruas dari ujungnya saja jangan keseluruhan batang jorannya lentur. Karena kalau terlalu lentur akan menyebabkan ikan mudah lolos dari sambaran pancing garong. Sebaliknya jika terlalu kaku kenur sering putus disimpulnya saat joran disentak. Sebelum membeli joran tegek pastikan untuk menguji reaksi jorannya terlebih dahulu. Tarik seluruh ruas joran hingga maksimum lalu coba sentakkan joran dengan mengayunkan pergelangan tangan. Idealnya seketika itu pula joran ikut naik, bukannya merunduk dulu baru naik. Umumnya joran tegek ini digunakan untuk mancing di rawa-rawa, laut, sungai dan kolam.

    Joran Tegek terbagi menjadi 2 jenis :

    1. Section Panjang (Pole)
    Pada saat ditutup panjangnya diatas + 1 m. Ujung joran kaku, tempat mengikat senar pada umumnya terbuat dari kawat + 3 m – 10 m.

    2. Section Pendek (Keiryu)
    Pada saat ditutup panjangnya + 60 cm. Ujung joran lembut, tempat mengikat senar terbuat dari benang nylon. Panjang joran + 1.8 m – 7.2 m. Ada juga yang disebut short / mini keiryu dengan panjang pada saat ditutup 40 cm.

    Bahan atau material Joran Tegek
    Secara garis besar material pembuat joran tegek (pole rod) diklasifikasikan menjadi 3 bagian :

    1. Bahan Serat Carbon

    Kelebihan :

    •    Lebih kuat
    •    Lebih ringan
    •    Lebih halus
    •    Lebih mengkilat
    •    Lebih kaku (relatif, tergantung kualitas material serat carbon yang digunakan)

    Kekurangan :

    •    Lebih tipis
    •    Lebih mudah patah (relatif, tergantung kualitas material yang digunakan)
    •    Harga relatif lebih mahal

    2. Bahan Serat Fiber
    Kelebihan :

    •    Lebih alot (tidak mudah patah)
    •    Lebih tebal (biasanya)
    •    Harga relatif lebih murah

    Kekurangan :

    • Lebih lentur (biasanya)
    • Kurang kaku (khusus untuk mancing baronang, biasanya sering telat saat menggentak ketika umpan dimakan ikan)
    • Lebih berat

    3. Bahan Serat Campuran

    • Biasanya campuran antara serat carbon & fiber, carbon & graphite, fiber & graphite, carbon composite dll
    • Kelebihan & kekurangan terletak diantara kedua sifat dasar material di atas
    • Agak jarang diproduksi massal dibandingkan kedua jenis lainnya

    Karakter Joran Tegek
    Secara garis besar joran tegek dibedakan menjadi 3 bagian :

    1. Fast Tapper (Hard Action)

    • Biasanya yang paling banyak digunakan oleh pemancing baronang karena karakteristiknya yang kaku, tidak telat saat digunakan untuk menggentak saat umpan dimakan ikan
    • Biasanya melengkung di 1/3 bagian atas atau ujung tegek
    • Rentan patah jika digunakan untuk mengangkat ikan dalam posisi tegak lurus ke atas
    • Biasanya harganya relatif mahal karena material bahan yang digunakan umumnya yang terbaik

    2. Medium Tapper (Semi Hard Action)

    • Umumnya melengkung di 2/3 bagian atas atau ujung tegek
    • Tidak terlalu rentan patah karena bisa melengkung mengimbangi berat/beban ikan
    • Untuk pemancing baronang yang lebih senang mencari sensasi ketimbang mencari omzet, pilihan akan joran tegek ini lebih ideal karena bisa menikmati lengkungan tegek yang membentuk sudut hiperbolik sempurna
    • Biasanya harganya relatif tidak terlalu mahal dibandingkan tipe Hard Action

    3. Slow Tapper (Slow Action)

    • Umumnya merupakan tegek yang lentur di semua bagiannya
    • Tidak direkomendasikan untuk digunakan mancing baronang karena biasanya akan telat menggentak saat umpan dimakan ikan
    • Lebih banyak digunakan untuk mancing ikan non-baronang yang tidak menggunakan pancing garong (mancing ikan air tawar pada umumnya)
    • Biasanya panjangnya bisa mencapai belasan meter untuk menjangkau lokasi yang cukup jauh
    • Biasanya harganya relatif lebih murah dibandingkan 2 jenis di atas
    • Bahan yang paling banyak digunakan adalah fiber atau campuran carbon
  • Pengaruh Action Joran Terhadap Daya Redaman Strike Ikan

    Pengaruh Action Joran Terhadap Daya Redaman Strike Ikan

    Pemahaman Action Joran terhadap daya Redam Strike Ikan sangatlah penting terutama bagi para angler pemula. Setiap joran biasanya di desain secara spesifik sesuai dengan kebutuhan pancing.

    Jika anda salah memilih maka bisa jadi Jorannya akan menyulitkan pertarungan dengan ikan. Berbeda dengan mancing ikan nila di empang, ikan-ikan Predator punya aksi yang berbeda-beda.

    Peran Action Joran

    Secara singkat sebenarnya memahami Action Joran memiliki peran sebagai berikut:

    1. Mencegah senar putus dari hentakan ikan pada saat strike, apalagi jika main line menggunakan PE.
    2. Mencegah joran patah
    3. Membantu mempertahankan hooke sehingga mulut ikan tidak sobek saat fighting.
    4. Mengurangi daya kejut yang diterima oleh lengan pada saat figthing.

    Jenis Action Joran

    Terdapat tiag jenis Action Joran yang dikenal secara umum. Masing-masing berdasarkan kecepatan dan maksimum beban yang bisa diangkat. Adapaun jenis action Joran sebagai berikut

    1. Fast Tapper
    2. Regular Fast Tapper
    3. Slow Tapper

    Mari kita test Joran dengan kapasitas 6 lb (2,7 Kg), maka setingan drag Rellnya adalah 0,9 Kg. Masuk dalam kategori Ultra light.

    Joran kemudian di set dalam keadaan rata-rata air. Setelah itu reel di gulung dengan tiga kecepatan dan hasilnya rendaman joran sebagai berikut!

    Slow Tapper : 140 cm
    Regular Fast Tapper : 130 cm
    Fast Tapper 110 cm

    Action Joran Pancing berdasarkan bebannya
    Ilustrasi Action Joran Sebagai Berikut

    Detail dari rendaman Leader sebagai berikut:

    1. Leader 100 Cm dengan elongasi 25% maka perpanjangan daya redam maksmimalnya berubah menjadi 25 cm.

    Total redaman lengkungan joran dan senar leader adalah :

    Dengan joran slow tapper + senar leader100cm = 140 cm (daya redam joran) + 25 cm (elongasi leader 25%) = 165 cm sebelum drag pada reel bekerja.

    Regular fast tapper + senar leader140cm = 130 cm (daya redam joran) + 35 cm (elongasi leader 25%) = 165 cm sebelum drag pada reel bekerja.

    Fast tapper + senar leader 220cm = 110 cm (daya redam joran) + 55 cm (elongasileader 25%) = 165 cm sebelum drag pada reel bekerja.

    Dengan adanya analogi perbandingan diatas, para mania bisa menentukan :

    1. Jenis joran yang akan dipakai dan panjang leader.
    2. Joran slow tappper akan memberikan redaman yang lebih baik.
    3. Joran fast tapper akan mempunyai sensitifitas yang lebih baik.

    Pilihan kita kembalikan kepada mania untuk menentukan piranti mana yang cocok dan nyaman untuk Anda. Semoga pembahasan kita kali ini bisa mengedukasi para mania mancing.